Rabu, 28 Juli 2010

Kehidupan sehari-hari manusia di sebuah desa


Bumi Kita

Bumi tempat manusia hidup memang berjalan sesuai mekanisme alam, berotasi pada porosnya,berevolusi terhadap matahari ,bersama matahari mengarungi angkasa luas.
Manusia bagian kecil dari makhluk hidup yang ada di bumi,sebenarnya dan seharusnya hidup dengan harmonisasi alam karena kita sesungguhnya bagian dari alam tersebut.
Kegiatan yang dilakukan manusia, seperti : industri,penggalian bahan tambang,penebangan hutan bukan untuk perbaikan bumi tetapi untuk mencapai kesenangan sesaat ras manusia.
Gempa bumi,gunung meletus,tsunami,tanah longsor adalah peristiwa alam yang cepat atau lambat akan terjadi karena kita bermukim di atas bumi yang labil. Manusia mengatakan bencana alam bila menimpa dirinya, peristiwa yang terjadi merupakan hal yang biasa terjadi pada alam. Kegiatan industri,penggalian bahan tambang,penebangan hutan dan sebagainya yang diperbuat manusia hanya mempercepat proses alam yang akan terjadi. Kasus Lumpur Lapindo, sebagai contoh, peristiwa semburan merupakan hal biasa pada alam tetapi dengan kecerobohan manusia proses alam tadi dipercepat, kita sebenarnya sedang menunggu rangkaian peristiwa berikutnya seiring cepatnya proses industri di segala bidang yang memanfaatkan sumber daya alam dengan luar biasa.
Analoginya begini, kita menggali lubang pada tanah datar , tanah digali terjadi lubang dan tumpukan tanah, bentuk tanah datar berubah reliefnya ada yang tinggi dan rendah, ada peristiwa alam yang terjadi dengan skala mikro, hitung secara matematis bagaimana bila penggalian dilakukan secara besar sebelum besar-besaran. Berikutnya tunggu apa yang akan menimpa kita. Tsunami,tanah longsor, gempa atau...semburan lumpur. Jadi proses tersebut dicetuskan dan dipercepat oleh manusia yang tidak hati-hati dan bijaksana dalam pengelolaan alam. Ras manusia mungkin musnah lebih cepat dengan perbuatannya. Bumipun tetap beredar dan berjalan sesuai mekanisme alam, penghuni bumi silih berganti, seperti musnahnya Dinosaurus. Hakekatnya pengelolaan sumber daya alam dengan bijaksana untuk memperlambat proses musnahnya ras manusia.
Mari kita hitung pemakaian bahan bakar kendaraan,: sebuah sepeda motor dalam sehari rata-rata mengkonsumsi 5 liter,bila dalam satu rumah rata-rata ada 2 sepeda motor, berapa pemakaian bahan bakar dalam sehari,sebulan,setahun dan bila dalam sebuah kota ada 5000.000 sepeda motor,berapa konsumsi bahan bakar dalam sehari,sebulan dan setahun. Bayangkan betapa bumi kita semakin keropos dan tunggu peristiwa yang akan menyertai , hematlah bahan Bakar




Bumi Yang Keropos

Tidak ada komentar:

Posting Komentar